dreams · GRIT · motivational · oldpost · scholarships

Tentang Mimpi

Hi Millennials dan Centennials,
Generasi abjad-abjad terakhir dalam alphabet,
Baiklah. Biarkan saya menceritakan sepenggal kisah padamu di Sabtu pagi yang cerah ini.
Namun, dia tidak bisa melupakan atau melepaskan mimpinya begitu saja. Aku yakin sebenarnya ada gemuruh putus asa disana, namun karena mimpi itu telah mencengkramnya, anak muda ini tidak bisa untuk tidak mencoba lagi. Sebagian dari Anda dan juga saya, pasti familiar dengan rasa ini.
Akhirnya seorang pendeta mempekerjakan anak muda ini dengan bayaran kecil untuk menggambar materi iklan untuk acara gereja. Namun, artist pemula ini memerlukan ‘studio’, istilah keren untuk menggambarkan ruang tidur sekaligus ruang untuk menggambar. Rupanya gereja memiliki garasi tua yang menjadi sarang tikus dan dia diberi tahu bahwa dia bisa tinggal disana. Dan, siapa yang menduga, salah satu tikus garasi itu menjadi terkenal di seluruh dunia karena mungkin saja menjadi sumber inspirasi si anak muda. Termasuk menjadi cover di salah satu piyama dan sprei tempat tidur saya. Tikus itu dikenal jutaan orang sebagai Mickey Mouse dimana anak muda pembuat nya, siapa-lagi-kalau-bukan Walt Disney.
***
Saya jadi belajar bahwa penilaian bijak oleh Demosthenes harus diingat oleh siapa saja yg berharap untuk hal-hal besar. Demosthenes berkata, “Peluang kecil seringkali merupakan awal dari bisnis yang besar.” Oleh anugerah TUHAN, anak muda ini mewujudkan keajaiban mimpinya dan dalam skala besar; kreasi nya tumbuh menjadi industri fantasi yg fantastis dalam bentuk Disneyland di California dan Disney World di Florida. Semua kehebatan ini terjadi di Amerika Serikat, negeri tempat impian bisa menjadi nyata, tempat keajaiban diwujudkan.
Saya percaya, bahwa keajaiban itu tidak hanya berlaku bagi negara adidaya saja. Cepat atau lambat, negara yg menurut IMF, Nikkei Asian, dan Business Insider akan menjadi the 5th largest economy in the world for the next decades ini, yang lain tak lain adalah Indonesia, juga bisa menjadi negeri perwujudan mimpi-mimpi besar anak-anak muda Asia Tenggara terkhusus anak bumi pertiwi.
Semua tergantung dari bagaimana mereka dan Anda saat ini menginventasikan mimpi-mimpi Anda pada sesuatu yang berguna: pendidikan formal, kursus keterampilan, kursus bahasa, magang, bekerja, wirausaha, kuliah sambil jaga toko, kuliah plus jadi mas-mas goj*k / u*er.
Ah, saya berbicara seakan saya berasal dari baby boomers generation yang sudah berpengalaman dari banyak segi. Tentu tidak. Sebagai generasi Y (millenials), saya pun terdaftar dalam arena pertandingan “Gantungkanlah Mimpimu setinggi Langit”
Satu hal, meski belum dapat melihat nya dengan mata jasmani, di alam spiritual, saya percaya dan mengimani bahwa TUHAN sudah memeluk mimpi-mimpi saya and something great is about to happen!
Saya berdoa, semoga Anda juga bisa terus mengimani bahwa kalian mampu mewujudkan mimpi-mimpi liar Anda. Tak peduli, seberapapun tingginya kemustahilan itu. Walt Disney sudah membuktikkannya. Maka, tak salah jika pepatah perancis berkata, FAITH can move mountains.
Sekian dari saya. Semoga hari mu di Sabtu ini menyenangkan dan dihabiskan dengan baik.
Tuhan memberkatimu. (GD)
Grace Datu Tasik, Feb, 18 2017
Suatu pagi di sebuah bengkel
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s